27 Dresses

Kami menonton film ini hari Sabtu kemaren di Plaza Senayan XXI, jam 7 malam. Sebenarnya kami lebih sering nonton jam 9 malam, tapi kali ini kami nonton jam 7 malam karena bisa datang lebih cepat ke bioskop. Biasanya juga kami udah beli tiket dari siang, tapi kali ini kami baru datang sekitar jam 5 sore. Tapi, karena film ini emang udah diputar lebih dari 1 minggu, jadi kami masih tetap dapat tiket. Antrian sih panjang, soalnya film 10,000 BC baru aja diputar dan sepertinya banyak banget yg nonton.

Film ini sih tipikal film komedi romantis, dengan urutan seperti ini:
1. Girl meet boy
2. Tambahkan kejadian acak di sini untuk memberi latar belakang bagi masalah mereka di point 4.
3. Mereka jatuh cinta
4. Tambahkan problem acak di sini untuk membuat hubungan mereka bermasalah
5. Mereka berhasil menyelesaikan masalah mereka
6. Mereka (menikah dan) hidup bahagia (selamanya)
Perhatikan saja semua komedi romantis yang ada, pasti urutannya seperti ini =)

Yang menarik dari cerita 27 Dresses adalah ide ceritanya cukup unik dan original. Walaupun kita bisa menebak akhir cerita, tapi kita tetap bisa menikmati alur ceritanya, mulai dari tertawa terbahak-bahak sampai (hampir) menangis di adegan yang sedih. Dan pemain wanita nya (Katherine Heigl) bermain sangat natural dan tidak berlebih-lebihan. Sepanjang film sih, aku sempat berpikir, kok sepertinya belum pernah melihat dia main film ya? Mungkin perlu search dulu di Google, eh di Live Search =)

So, intinya, film ini sangat kami rekomendasikan untuk ditonton. Walaupun agak telat kali ya, soalnya bentar lagi pasti udah turun. But, it’s okay, mungkin untuk yg ngga sempat nonton, bisa cari DVD nya aja. Selamat menonton!